KOTA CIREBON - (Kamis, 09/07/2026) Memasuki pertengahan Juli 2026, semangat pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin membara di Kelurahan Pekalangan, Kota Cirebon. Babinsa Pekalangan, Serda Andri, secara aktif memantau dan mengawal kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Pekalangan. Kegiatan ini menyasar warga di wilayah RW 05, Pekalangan Selatan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan bahaya DBD.
Serda Andri, sosok yang selalu berada di garis depan dalam menjaga kesehatan warganya, menjelaskan pentingnya pemahaman mendalam mengenai DBD. "Kami tidak hanya ingin warga tahu cara mencegahnya, tapi juga mengenali gejala awal agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin, " ujar Serda Andri pada hari Kamis (09/07/2026) di Baperkan RW 05 Pekalangan Selatan.
Dalam sesi edukasi yang berlangsung khidmat, petugas Puskesmas Pekalangan memaparkan secara rinci mengenai DBD, mulai dari cara penularan oleh nyamuk Aedes Aegypti, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah konkret pencegahan. Fokus utama diberikan pada gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Kapten Arh Dedi Sukarya, Danramil 1402/Harjamukti, turut memberikan apresiasi atas inisiatif ini. "Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit seperti DBD, " tegasnya.
Ketua RW 05, Dasuki, menyambut baik upaya penyuluhan ini. Ia berharap, kesadaran masyarakat akan bahaya DBD semakin meningkat dan gerakan 3M dapat diimplementasikan secara konsisten di setiap rumah tangga. "Kami berterima kasih atas perhatian dan edukasi yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami untuk melindungi keluarga dari ancaman DBD, " ungkap Dasuki.
Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan dan monitoring yang dilakukan berjalan dengan aman dan lancar, menandakan keseriusan semua pihak dalam memerangi penyebaran DBD di Kota Cirebon.(PERS)

Andri1402